The Assassin's Creed

        Merupakan sebuah dilm yang di angkat oleh Ubisoft dari serial Games yang sangat terkenal.


 Film ini menceritakan tentang Lynch yang hidup dalam kehidupan pengaturan yang modern. Dahulu saat masih remaja, dia melihat ibu nya yang dibunuh oleh ayahnya. lalu dia disuruh untuk pergi jauh-jauh oleh ayahnya. Lynch menyimpan dendam pada ayah nya dan berjanji akan membunuh ayahnya suatu hari nanti.

Suatu hari, dia tertangkap telah membunuh seseorang pada masa dewasanya. Lalu dia dibawa ke penjara dan dihukum mati, namun ternyata dia tidak mati melainkan dibawa ke sebuah tempat yang jauh dari kotanya dulu. lalu di Tempat yang baru itu (Penjara) dia menemukan jati dirinya.

Lynch mengetahui bahwa ia merupakan keturunan dari kumpulan masyarakat rahasia yang terlahir sebagai pembunuh, The Assassin. Di sana ia dipaksa membuka semua kenangan genetik yang dapat memungkinkan dia untuk bisa mengalami berbagai macam petualangan leluhurnya yaitu, Aguilar. Lynch juga akan mendapatkan kemampuan, ketrampilan dan keahlian sebagai pembunuh handal dalam pertempuran melawan Ksatria Templar.

 Fassbender juga akan memainkan Aguilar, yang tinggal di Spanyol pada abad ke-15. Fassbender telah dikenal karena perannya sebagai Magneto di film "X-Men". Dia juga membintangi "Macbeth", dan film terkenal lainnya.

Beberapa waktu lalu, situs Collider berkesempatan menyambangi lokasi syuting film Assasin’s Creed dan membawa pulang 35 fakta menarik tentang film ini. Berikut daftar faktanya:
(1.) Adegan masa lalu bersetting di Spanyol tahun 1941, di mana karakter yang dimainkan Fassbender melacak keberadaan Artifact.

(2.) Gedung Abstergo tersembunyi dalam sebuah gereja tua di Spanyol. Jadi, tembok set gedung ini terlihat seperti dibangun dalam sebuah gereja tua Spanyol.

(3.) Karakter yang diperankan Fassbender, Callum Lynch, adalah tahanan hukuman mati karena pembunuhan di Texas. Namun, eksekusinya dipalsukan, dan malah dibawa ke Spanyol.

(4.) Ada sekita 30 – 40 pasien di Abstergo, dan semua pasien yang berinteraksi dengan Lynch memiliki nenek moyang dari periode game Assasin’s Creed sebelumnya.

(5.) Dalam film, Lynch kembali ke masa lalu menggunakan Animus lebih dari dua kali.

(6.) Karakter yang diperankan Marion Cotillard adalah Sofia Rikken, pengurus penjara Abstergo, yang berusaha mencari tahu titik awal munculnya tindak kekerasan dan menciptakan sebuah metode pengobatan untuk menghilangkan tindak kekerasan tersebut di masyarakat. Aktor Jeremy Irons berperan sebagai ayah Sofia, pemimpin Abstergo, yang belum jelas memiliki motif jahat atau tidak.

(7.) Lynch melihat Sofia Rikken sebagai sosok sipir penjara Abstergo.

(8.) Proses produksi berlangsung di 007 stage di Pinewood Studios di London, yang menampung set gedung Abstergo.

(9.) Berbagai ruangan di set Abstergo benar – benar dibangun terhubung satu sama lain layaknya gedung asli. Ini dilakukan agar sang Cinematographer Adam Arkapaw dapat merekam adegan panjang tanpa banyak cut.

(10.) Tim produksi memfilmkan suasana masa ‘Spanish Inquisition’

(11.) Karakter yang diperankan Fassbender adalah satu – satunya karakter masa sekarang yang hadir dalam adegan masa lalu.

(12.) Filmnya sendiri akan terdiri dari 65 % adegan masa sekarang dan 35 % adegan masa lalu.

(13.) Nenek moyang karakter Michael K. Williams adalah praktisi voodoo dan tipu muslihat, sedangkan nenek moyang Matias Varela adalah Yusef, Assasin keturunan timur tengah.

(14.) Beberapa karakter masa sekarang memiliki kekuatan dan kemampuan luar biasa.

 (15.) Bleeding Effect adalah ketika Lynch mendapat vision / penglihatan berupa nenek moyangnya yang mengajarkan teknik bertarung. Eagle Sense juga merupakan elemen penting dalam film.

(16.) Untuk adegan yang berlokasi di Malta, tim produksi menggunakan 900 orang extra berpakaian ala abad ke-15. 

(17.) Tim produksi merubah desain Animus agar terlihat lebih interaktif dengan aktor, Ubisoft menyukai perubahan desain ini dan kemungkinan akan menggunakannya dalam game Assasin’s Creed selanjutnya.

(18.) Seorang freerunner asal Inggris bernama Damien Walters bertugas sebagai Stunt Double Fassbender untuk adegan freerunning (melompat, memanjat, dan berlari di gedung)

(19.) Sayangnya, tidak ada scene yang memperlihatkan Fassbender melompat ke dalam kereta sorong jerami.

(20.) Tim produksi membuat 3.000 replika senjata. Membuat pedang rahasia di pergelangan tangan agar bisa benar – benar berfungsi sekaligus terlihat bagus ternyata sangat sulit, namun mereka berhasil membuatnya.

(21.) Tim produksi memperlakukan senjata seperti Easter Egg, beberapa desain senjata yang diambil dari game tersebar di sepanjang film.

(22.) Busur khas Connor Kenway dari game Assasin’s Creed III muncul di film.

(23.) Ubisoft memberikan buku panduan yang berisi kumpulan senjata yang pernah muncul dalam game kepada pembuat replika senjata dalam film.

(24.) Meskipun game-nya belum rilis, sutradara Justin Kurzel ingin menggunakan senjata dari game Assasin’s Creed: Syndicate, dan Ubisoft setuju.

(25.) Ubisoft tidak mengajukan permintaan apa – apa mengenai senjata mana yang harus muncul dalam game. Namun, mereka sempat meminta agar beberapa senjata tetap disimpan setelah pembuatan film selesai.

(26.) Proses pembuatan kostum para Assasin memakan waktu antara 2 – 3 bulan, dan semuanya dibuat dengan tangan. Ada sekitar 8 versi berbeda untuk setiap kostum.


(27.) Kostum yang paling sulit dibuat adalah milik Aguilar. Kostum ini harus didesain paling awal sebagai standar versi kostum Assasin lain. 

(28.) Tim produksi membedakan adegan masa sekarang dengan adegan masa abad 15 melalui palette warna. Adegan masa lalu cenderung berwarna coklat tanah, kontras dengan tampilan adegan masa sekarang yang dingin - kaku dan steril.

(29.) Desainer kostum harus menciptakan sebuah penutup kepala yang tidak banyak bergerak ketika para aktor Assasin berlari. Ternyata membuatnya cukup sulit, sang desainer menciptakan sekitar 20 – 30 versi penutup kepala sebelum akhirnya menemukan versi yang pas.

(30.) Michael Fassbender tertarik dengan proyek ini karena ingin membuat sebuah film fantasy berbasis sains. Selain itu, ia juga tertarik dengan konflik antara Templar dan Assasin.

(31.) Fassbender melihat kemiripan antara tema Assasin’s Creed dan Star Wars : adanya dark side dan light side yang saling bertentangan sepanjang waktu.

(32.) Proses produksi film ini memakan waktu sekitar 80 hari.

(33.) Ada kecenderungan penggunaan efek praktis (lawan efek CGI) dalam film ini. Contohnya, menyuruh aktor benar – benar melompat dari ketinggian 30 meter.

(34.) Kurzel, sang sutradara, tidak ingin filmnya terlihat seperti film superhero. Ia membuat filmnya terlihat manusiawi dengan banyak menggunakan efek praktis dan parkour / freerunning stunt.

(35.) Proses produksi harus selesai sebelum tanggal 15 november karena studio set akan digunakan untuk syuting film Star Wars: Episode VIII.


 Buku The Assassin's Creed ditulis oleh Oliver Bowden, dengan genre Fantasi dan Fiksi Sejarah. Berikut daftar buku :
1. Renaissance
2. Brotherhood
3. The Secret Crusade
4. Revelations
5. Forsaken
6. Black Flag
7. Unity
8. Underworld

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

19th years old ago

Bangsa Ku

Read It !